Yogyakarta – Anggota MPR RI, Dr. Sukamta , kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diikuti sekitar 150 peserta dari...
Yogyakarta – Anggota MPR RI, Dr. Sukamta, kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diikuti sekitar 150 peserta dari kader DPW PKS D.I. Yogyakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 11 Maret 2026 bertempat di Kantor DPW PKS D.I. Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Sukamta menegaskan bahwa MPR RI terus berupaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman.
Sukamta menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan bermartabat.
“Empat Pilar MPR RI bukan sekadar konsep, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai tersebut akan memperkuat persatuan nasional sekaligus menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” ujar Sukamta.
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi Empat Pilar sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, upaya penguatan wawasan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar lahir generasi yang berkualitas, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing tinggi.
Menurut Sukamta, implementasi nilai-nilai kebangsaan harus terus ditanamkan dan dikembangkan di berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air dapat terus terjaga sebagai landasan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diwarnai diskusi mengenai berbagai isu kebangsaan serta tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. Para peserta juga diajak untuk menjadi agen penyebarluasan nilai-nilai Empat Pilar di lingkungan masing-masing sehingga semangat kebangsaan dapat terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat.

