YOGYAKARTA – Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, memberikan pernyataan keras mengenai pentingnya menjaga keutuhan negara dalam agenda ...
YOGYAKARTA – Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, memberikan pernyataan keras mengenai pentingnya menjaga keutuhan negara dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di DPTW PKS DIY, Selasa, 9 Desember 2025. Di hadapan 150 peserta dari unsur Struktur PKS, ia menegaskan bahwa bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah kesepakatan yang sudah final dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak mana pun.
"Jangan pernah ada pikiran untuk memisahkan diri dari NKRI. Bagi kita, NKRI adalah harga mati," ujar Sukamta dengan nada tegas saat memaparkan materi kebangsaan.
Lebih dari sekadar retorika, Sukamta mendorong para pengurus partai untuk mempraktikkan nilai-nilai Pancasila secara konkret dalam kehidupan sehari-hari. Ia memberikan ilustrasi bahwa jika sila pertama benar-benar dihayati dan dilaksanakan, maka praktik lancung seperti korupsi tidak akan memiliki tempat di negeri ini. Menurutnya, Pancasila harus melampaui hafalan tekstual dan menjadi napas dalam setiap tindakan masyarakat.
Dalam diskusinya, Sukamta menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi penerus. Ia menilai arus deras globalisasi perlahan mulai mendegradasi pemahaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan pemuda. Padahal, komitmen mempertahankan apa yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa bukanlah perkara mudah di era keterbukaan informasi saat ini.
"Pemahaman nilai-nilai Pancasila kini kian tergerus. Padahal, para pemuda inilah yang kelak akan menjadi pewaris sekaligus penerus tonggak ideologi bangsa," tuturnya.
Menutup arahannya, ia berharap struktur partai dapat menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut guna mendekatkan Indonesia pada cita-cita nasional: menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur.


.jpeg)