YOGYAKARTA – Anggota MPR RI, Sukamta, menyoroti dampak serius pergeseran gaya hidup akibat kemajuan teknologi yang memicu fenomena malas ge...
YOGYAKARTA – Anggota MPR RI, Sukamta, menyoroti dampak serius pergeseran gaya hidup akibat kemajuan teknologi yang memicu fenomena malas gerak atau "mager" di kalangan generasi muda. Hal tersebut ia sampaikan dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dihadiri oleh 150 peserta dari jajaran Pengurus Bidang Perempuan PKS di DPTW PKS DIY, Selasa, 9 Desember 2025.
Dalam paparannya, Sukamta merujuk pada data global yang menunjukkan kecenderungan pelajar kehilangan aktivitas fisik akibat ketergantungan pada teknologi informasi. Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi secara tidak langsung memaksa manusia untuk mengurangi mobilitas fisiknya, yang jika dibiarkan akan mengancam kualitas generasi penerus bangsa.
"Semakin maju teknologi, tantangan kita adalah melawan kemalasan gerak. Untuk melanjutkan estafet kepemimpinan negara, kita membutuhkan generasi yang sehat agar bangsa ini menjadi kuat," ujar Sukamta.
Ia menambahkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan memiliki korelasi kuat dengan penurunan fungsi fisik. Pola hidup menetap yang disertai kebiasaan mengonsumsi camilan saat terpaku pada layar gawai menjadi pemicu utama melonjaknya angka obesitas di Indonesia. Kondisi ini, menurutnya, mempercepat timbulnya penyakit degeneratif bahkan pada usia yang relatif masih muda.
Sukamta, yang dikenal memiliki hobi bersepeda, turut memberikan komparasi mengenai penataan kota di luar negeri, seperti London, yang menyediakan jalur sepeda di hampir seluruh jalan protokol. Menurutnya, Indonesia perlu meniru pola penataan ruang publik yang mendukung aktivitas fisik agar masyarakat kembali gemar berolahraga.
Menutup arahannya di hadapan para pengurus perempuan, Sukamta menekankan bahwa menjaga kesehatan bukan sekadar upaya memperpanjang usia, melainkan bagian dari nilai spiritual.
"Olahraga adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT dalam menjaga amanah fisik yang telah diberikan. Dengan fisik yang sehat, kita dapat mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dengan lebih maksimal," pungkasnya.
.jpeg)

